Dear All,

Ini ada undangan khusus buat para angkatan 94, dari Achie.. Siapa yang minat untuk ketemuan dengan teman-teman lama.. Deden bersedia menyediakan tempatnya di rumahnya..

Namun kita masih mau pilih tanggalnya nih.. berdasarkan suara terbanyak aja.. pilihannya :

6 Maret jam 18.00 (Jumat)
7 Maret jam 13.00 (sabtu)

Ok di tunggu partisipasinya..

Bisa langsung kontak achie di Facebook atau Gue.. TQ

Teman ada lowongan dari PT. Berca nih silahkan melamar yah teman mudah2an sukses
Kami dari PT Berca Cakra Teknologi, mencari lulusan Psikologi fres Grad / pengalaman, untuk posisi sebagai Staff HRD yang bertugas untuk pengembangan karyawan dan recruitmen dan bersedia dikontrak selama 4 bulan. untuk alumni YAI bila berminat kirim CV ke alamat email tersebut.
Para lulusan Psikologi bisa belajar banyak dari perusahaan mengenai recruitment dan training…
Contac Person : Ibu Ratna
No telpon : 021-2316352

salam
HRD

Dear All,

Seminggu yang lalu Keluarga Besar gue tiba-tiba mendapatkan cobaan. Salah satu Adik sepupu gue yang berusi 10 tahun, cewek divonis oleh dokter menderita Leukimia yang typenya termasuk Langka. Dan masih belum ditemukan cara penyembuhan totalnya.

Memang kita semua sadar, hidup-mati seseorang di atu oleh Sang Pencipta. Namun berita ini cukup membuat Schock keluarga besar gue.

Gue N Keluarga bertanya-tanya.. “kok bisa dapet penyakit itu ?”.. “Kenapa Adik Sepupu gue itu, yang masih kecil N cewek satu2nya di keluarganya, serta anak bungsu pula..
Pokoknya banyak sekali pertanyaan2 seperti itu…

Well, gue sih berpikir itu adalah Cobaan buat tante & om gue, juga keluarga besar gue. Disini di uji kedekatan dan di uji juga arti dari persaudaraan.. Yang bukan hanya dekata pada saat senang2 saja, tapi pada saat datang musibah, kita juga harus tetap dekat dan menolong.

Dari informasi yang gue dapat dari Om & Tante Gue, ada beberapa hal yang ingin gue sharing dengan temen2 gue.. yang saat ini memiliki anak2 kecil…

Ini beberapa gejala yang sebenarnya harus diwaspadai jika terjadi pada seorang anak2 (gue kurang jelas untuk pendertita dewasa, tapi bisa kita waspadai dari gejala2 yang ada)

1. Anak sering mengalami suhu tubuh panas tiba2, namun dia tidak merasakan tubuhnya sakit. Orang lain yang merasakan panas tersebut.

2. Sering sariawan dan jumlah banyak serta lama penyembuhannya.

3. Sering sakit, radang tenggorokan, batuk yang berkepanjangan (gue masih kurang jelas, apakah ini penyebab atau akibat leukimia)

4. Sering mengalami lebam2 biru pada tubuhnya, padahal dia tidak terbentur benda keras.

Dalam kasus adik sepupu gue :

dalam 1 bulan sebelum dia divonis leukimia, dia mengelami sakit yang tidak berkesudahan.. awalnya batuk, semingu kemudian sariawan (jumlah banyak, sehingga dia tidak bisa makan), seminggu kemudian terjadi pembengkakan didaerah gusi (ortunya mengira dia mengalami sakit gigi, dan akan di cabut setelah bengkaknya hilang)..Gue sempet lihat wajahnya waktu dia demam N pembengkakan tersebut,bengkaknya tidak seperti orang sakit gigi.. padahal pada saat gue lihat itu, kata tante gue itu sudah agak mendingan tidak separah pertama kali..(gak bisa gue bayangin sebesar apa…)

Seminggu kemudian.. dia menderita radang tenggorok, dan kemudian diperparah dengan Dia dan ibunya traveling ke Batam.. Jadi kondisi dia semakin drop (namun pada saat itu sang anak tidak merasakan sakit yang parah..)

Nah Seminggu yang lalu tiba2 dia demam dan pada kulit mengeluarkan bercak merah, seperti demam berdarah. Akhirnya dia dibawa ke MMC, setelah cek darah pertama, pihak MMC rupanya curiga (namun belum berani memvonis). Akhirnya mereka mengirim adik gue itu ke RSCM (fasilitas disana lebih lengkap) untuk periksa cairan dari sumsum tulang belakang..

Keesokkannya hasi lab, keluar dan menyatakan bahwa Adik Gue itu menderita Leukimia. Sebenarnya penyakit itu sudah diderita dia sejak kecil, namun (kalau dilihat dari kasus dia) baru muncul atau terlihat jelas karena dia mengalami beberapa penyakit dalam satu bulan dan tidak kunjung sembuh.. DAn hasil lab itu bener2 dahsyat.. Trombosit dan HB sangat rendah, disertai dengan Leukosit yang tinggi…
(menurut dokter, seoarang anak yang HBnya 4, itu sudah sekarat)

memang pada saat dia sedang parah2nya, kata tante gue yang sempat menemani Adek sepupu gue itu terlihat sekarat, dan sempat di transfusi darah.

Nah saat ini, dia sedang mengalami kemotrapi.. ini salah satu usaha kita untuk kesembuhan.. Berdasarkan Data dan Buku2 kedokteran, dengan Leukimia yang diderita sepupu gue, paling bisa bertahan 3 – 4 tahun..

Namun, sekali lagi Hidup-Mati di tangan Allah SWT.. Yang menjadi beban adalah biaya pengobatannya cukup mahal.. kebayang dong.. sekali injeksi kemotrapi membutuhkan biaya sekitar 4 juta. belum biaya2 lainnya..

Nah mudah2an temen2 bisa lebih waspada dan jangan pernah menganggap remeh penyakit.. terutama jika diderita Anak2.

Satu hal lagi mengorok pada anak2 itu juga salah satu gejala atau tanda.. jadi lebih baik di periksa..
Anak selalu di awasi jika dia terlihat lain dari biasanya, karena ternyata, adik sepupu gue ini paling takut ke dokter, jadi sering dia mengatakan dirinya sehat (untuk menghindari dokter) padahal sebenernya, tubuhnya sedang melawan penyakit tersebut dan membutuhkan perawatan..

Demikian teman2.. semoga Informasi gue ini bisa berguna.. dan lebih bagus lagi kita lebih banyak mempelajari berbagai penyakit dan gejala2nya.. supaya kita lebih siap aja

Rika Hilda ‘94 – 19 Januari 2009

Selamat tahun baru kawan, semoga ditahnun baru ini kita semakin sukses dan sejahtera.

sesuai permintaan kawan-kawan ditahun baru ini kita membuat resolusi untuk rencana tahun 2009 sekaligus perenungan terhadap apa yang terjadi ditahun 2008.

ok kawan silahkan isi dikolom komentar

selamat menyusun Resolusi 2009

Usia kita saat ini merupakan usia emas dalam merancang dan mengembangkan karier, tentunya banyak yang telah kita dapatkan dalam rentang pengalaman bekerja kita saat ini. Pengembangan karier yang akan kita rencanakan haruslah dirancang sedemikian rupa agar ketika diberikan promosi atau diberi jabatan tertentu kita sudah siap baik secara mental atau skill.

pertimbangan-pertimbangan yang akan kita putuskan tentunya juga harus memikirkan secara mendalam apakah jabatan yang ditawarkan kepada kita sesuai dengan rancangan masa depan yang telah disusun.

Lepas dari bagaimana Anda merancang strategi mengembangkan karier baru Anda, Barbara Reinhold, Director of Career and Executive Development di Smith College, Northampton, Massachusset, menyarankan agar Anda berhati-hati. Setidaknya, saran Barbara, jangan pernah Anda melakukan 8 kesalahan yang disebutnya sebagai yang terburuk yang membuat mereka yang awalnya berniat mengubah karier malah kehilangan kariernya sama sekali.

1. Jangan mencari pekerjaan di bidang lain tanpa Anda melakukan introspeksi diri secara intensif sebelumnya. Tidak ada tindakan yang lebih bodoh daripada melompat ke pekerjaan lain tanpa lebih dulu menimbangkanya secara matang. Pastikan bahwa Anda tak akan hijrah ke lapangan pekerjaan baru tanpa Anda tahu bahwa pekerjaan itu mungkin bisa membuat Anda lebih miskin dari sebelumnya.

2. Jangan pernah Anda mencari tempat yang basah, tanpa Anda tahu bahwa mereka juga melihat Anda sebagai sebuah calon yang sesuai. Jangan pula Anda terjebak pada anggapan bahwa tempat bekerja Anda yang baru akan cocok, hanya dengan melihat kemungkinannya secara sekilas. Orang akan selalu menguji Anda untuk melakukan pekerjaan setara dengan apa yang mereka inginkan sebelum benar-benar mempekerjakan Anda. Jadi, tetaplah pertimbangkan secara masak pilihan-pilihan untuk mengubah karirr ke tempat baru yang kelihatannya menyenangkan. Pastikan bahwa Anda memutuskan sesuatu karena Anda tahu konsekuensinya dan memang ingin melakukannya.

3. Jangan masuki lapangan pekerjaan baru hanya karena Anda melihat saudara atau teman Anda ternyata mampu menjalaninya. Carilah sebanyak mungkin informasi tentang lapangan pekerjaan baru itu, jaringannya, kemungkinan karir Anda berkembang di sana, sebelum Anda benar-benar memasukinya. Jika perlu, Anda bisa saja mendatangi mereka yang pernah bekerja di sana, untuk mencari tahu lebih dalam tentang apa dan bagaimana sesungguhnya lapangan pekerjaan baru yang akan Anda masuki itu.

4. Jangan tergesa-gesa memutuskan suatu kemungkinan, meskipun Anda cukup tahu informasi tentang itu sebelumnya. Cobalah timbang lagi, apakah kemungkinan yang Anda bayangkan itu benar-benar akan berjalan sesuai yang Anda bayangkan. Jika perlu, cobalah membuat self-assessment mengenai berbagai pengalaman dan keberhasilan mengembangkan di tempat baru yang Anda minati.

5. Jangan pernah gunakan uang sebagai salah satu faktor Anda untuk mengambil keputusan mengubah karier Anda. Di dunia ini, tak ada orang yang pernah merasa cukup, meski sudah bergelimang uang dan karenanya uang seharusnya bukan faktor yang paling menentukan. Kepuasan dan kenyamanan bekerja serta tekanan mental yang mungkin bisa menimpa Anda, jauh lebih penting Anda gunakan sebagai faktor yang menentukan untuk mengubah karier dan memasuki tempat mengembangkan karier yang baru.

6. Jangan pernah menempatkan kepuasan Anda pribadi sebagai satu-satunya hal yang membuat Anda memutuskan untuk mengubah karier. Cobalah sesekali menoleh ke sisi lain, misalnya mempertimbangkan keluarga atau sahabat. Mintalah mereka memberikan pendapat tentang rencana Anda. Dengan begitu, mungkin Anda malah akan mendapatkan bahan pertimbangan yang sangat lengkap dan 90 persen peluang bisa membuat Anda berhasil di tempat yang baru.

7. Jangan pernah memutuskan kembali ke sekolah untuk mengembangkan diri, sebelum Anda melakukan tes kemampuan Anda di tempat kerja yang baru. Jangan pernah Anda merasa tua untuk mengambil menimba pengalaman bekerja–bahkan sebagaui relawan–di tempat kerja yang baru.

8. Jangan pernah berpikir bahwa segala sesuatu bisa berubah hanya dalam semalam. Paling tidak, Anda perlu waktu sedikitnya enam bulan untuk menimbang secara matang sebelum Anda benar-benar memutuskan mengubah karier Anda.

mudah-mudahan artikel ini bermanfaat dalam kita menyusun dan merancang masa depan karier kita dimasa yang akan datang, selamat berjuang kawan

Salam

Iwan-9471041226

Saya sedang browsing dan mendapatkan artikel yang bagus tentang cara mendapatkan keturunan unggulan, mudah-mudahan bermanfaat (mohon maaf ini re-post)

Orang tua berkeinginan mempunyai anak unggulan atau memiliki kecerdasan tinggi. Tentunya keunggulan hakiki yang dapat membawa kebahagiaan dunia dan akhirat. Keunggulan atau kecerdasan dipahami melalui kemampuan seseorang menggunakan akal pikirannnya melebihi orang lain. Daya pikirnya menjangkau ke depan hingga sanggup menangkap semua persoalan dan diselesaikan dengan analisis yang tajam. Parameter ini disebut: IQ (Intelligence Quation).

Parameter lainnya adalah: EQ (Emotional Quation) dan SQ (Spiritual Quation). Ketiga parameter tersebut dianggap merupakan keunggulan hakiki atau kecerdasan yang menyelamatkan.

Lantas, bagaimana menciptakan generasi masa depan yang memiliki keunggulan hakiki dan merencanakannya sejak dalam kandungan?

Diperlukan beberapa langkah untuk memiliki anak unggulan, yaitu:

PERTAMA: MASA PERSIAPAN PERSETUBUHAN

  1. Ruangan kamar. Tempat tidur (seprei, selimut dan pakaian harus bersih dari najis). Sediakan parfum untuk menyegarkan suasana.
  2. Lampu Kamar. Penerangan sedapat mungkin berasal dari cahaya luar rumah atau cahaya rembulan.
  3. Makanan. Hindari makanan yang di haramkan dan hindari persetubuhan dalam keadaan lapar atau terlalu kenyang.
  4. Fisik. Fisik harus sehat, suasana hati tenang dan bahagia. Tidak dalam suasana marah atau sedih. Gunakan selimut untuk menutupi sebagian tubuh.
  5. Doa Bersetubuh. Awali persetubuhan dengan membaca doa.
  6. Apabila ingin melakukan persetubuhan kedua, hendaknya membersihkan terlebih dahulu atau berwudhu.
  7. Waktu. Pilihlah waktu-waktu yang baik menurut kebutuhan. Tetapi sebaiknya jangan bersetubuh pada waktu sepertiga malam. Karena saat itu untuk melakukan shalat tahajjud.
  8. Apabila menginginkan anak perempuan, maka miring ke kiri. Sedangkan jika menginginkan anak lelaki, miring ke kanan.

KEDUA: SAAT MENGANDUNG HINGGA BAYI LAHIR

  1. Apabila Allah SWT merahmatinya dengan terjadinya pembuahan, maka mulailah secara rutin membaca Al Qur’an, Surat Yusuf setiap hari. Pada hakekatnya, membaca Surat Yusuf ini bertujuan mendapatkan pahala, disamping menanamkan sugesti yang kuat agar kelak anak menjadi seperti Nabi Yusuf As. Seorang Nabi yang diberkahi wajah rupawan, berbakti kepada orangtua dan saudaranya dan memiliki kecerdasan yang tinggi.(Namun jauh lebih baik membiasakan khataman Qur’an).
  2. Sugesti semacam ini sangat penting, karena ikut menentukan seperti apa kelak anak yang diinginkan. Adakalanya orangtua tersugesti idola di televisi, seperti penyanyi atau bintang film, lalu menginginkan anaknya seperti idolanya itu.
  3. Namun demikian, mensugestikan diri dengan figur agama jauh lebih baik, seperti para Nabiyullah atau tokoh Khulafaur Rasyidin, Umar bin Abdul Aziz, Salahuddin Al Ayyubi, Siti Aisyah ra, Rabiah Al Adawiyyah, dll. Untuk mengenal tokoh tersebut harus rajin membaca buku agama.
  4. Bisa juga sugesti melalui tokoh terkini, seperti : Abdullah Gymnastiar, Quraish Shihab, Nurcholish Majid, Sutrisno Bachir, Rano Karno, Dede Yusuf, Din Syamsudddin, Amien Rais, Syahrul Gunawan, dll. Atau figur wanita seperti: Megawati, Marissa Haque, Ratih Sanggarwati, Neno Warisman, Astri Ivo, Inneke Kusherawati, Marshanda, dll.

KETIGA: SAAT BAYI LAHIR, HINGGA MAMPU MANDI SENDIRI (USIA 4-5 TAHUN)

  1. Saat bayi lahir, suarakan azdan di telinga kanan dan iqomat ditelinga kiri. Hal ini dimaksudkan agar suara yang pertama didengar bayi di dunia adalah kalimat mengagungkan kebesaran Tuhan, ketauhidan dan syahadat.
  2. Selanjutnya secara rutin membaca Al Qur’an, Surat Yasin setiap hari.
  3. Usai membaca, lalu berdoa memohon barokah dan karomah Surat Yasin tersebut. Kemudian tiupkan ke dalam botol berisi air (berukuran sekitar 1 liter).
  4. Pada saat bayi dimandikan, tuangkan sebagian air (kira-kira ½ liter) yang sudah diberi barokah Surat Yasin tersebut ke dalam ember berisi air biasa. Sisa air dalam botol digunakan untuk mandi berikutnya.
  5. Dalam sehari bayi mandi dengan diberi tambahan air dalam botol tersebut.
  6. Lakukan setiap hari secara rutin hingga anak berusia 4-5 tahun, atau saat anak mulai dapat melakukan mandi sendiri.

KEEMPAT: SAAT BAYI LAHIR HINGGA MENJELANG MASUK SEKOLAH DASAR (USIA 6-7 TAHUN)

Dilakukan mulai bayi lahir. Tujuannya agar anak senantiasa didoakan tamu. Langkahnya sbb:

  1. Apabila kedatangan tamu, maka biasakanlah memperkenalkan anak kepada tamu di ruang tamu. Caranya dengan membawa anak ke ruang tamu hingga tamu dapat melihat dan mengenalnya.
  2. Pada umumnya, tamu akan tersenyum melihat tingkah lucu anak. Pada saat itu, tamu akan berkata, misalnya, ”Aduh cakepnya anak ini, moga-moga jadi anak yang pintar dan soleh,” atau kalimat, “Aduhai cantiknya, mudah-mudahan jadi wanita shalihah,” dll.
  3. Perkataan semacam itu pada hakikatnya bermakna doa. Apabila orangtua mendengarnya, maka ucapkanlah dalam hati, “Amin, Ya Robbal Alamin”.
  4. Apabila sudah terbiasa memperkenalkan anak-anak kepada tamu, maka tentu anak akan semakin banyak yang mendoakannya. Dapat di bayangkan pula beragam doa yang akan didapat anak. Boleh jadi, tamu akan berkata, ”Mudah-mudahan menjadi manusia yang berguna bagi agama dan bangsa.” Atau kata-kata seperti ini, “Semoga kelak jadi pemimpin yang adil dan bijaksana,” dan sejumlah kemungkinan doa-doa yang baik yang bakal diterimanya. Tetapi harus diingat, doa orangtua yang utama.
  5. Meski begitu, adakalanya perilaku anak sering merepotkan orangtua, seperti memecahkan gelas atau mengotori taplak meja. Apabila hal itu terjadi, jangan singkirkan anak dari ruang tamu. Orangtua harus bersikap sabar menunggu hingga tamu berkata yang bermakna doa. Setelah tamu berucap doa, baru anak dipindahkan ke ruang lain atau bermain dengan rekan sebayanya.
  6. Apabila tamu dipersilahkan makan, sebaiknya anak ikut pula makan bersama orangtua dan tamunya.

Harus dipahami, sejalan bertambahnya usia anak, banyak faktor lain yang harus diperhatikan orangtua, seperti pendidikan dan lingkungan. Langkah di atas merupakan perhatian khusus orangtua, sebelum anak memasuki pergaulan luas di sekolah dan lingkungannya.

Langkah tersebut, Insya Allah dapat mencapai keberhasilan memiliki anak unggulan yang hakiki, yaitu mendapat kebahagiaan di dunia dan akhirat.

Catatan: Kisah pada point ketiga Misteri dapatkan dari seorang teman. Dia menceritakan rekannya yang memiliki anak cerdas hingga mendapat beasiswa di Australia. Sekarang anak cerdas itu tinggal di Jepang dan beristeri wanita sana.

Kisah pada point keempat, Misteri dapatkan dari ceramah tarawih di Yogyakarta. Penceramah yang juga dokter senior itu bercerita tentang rekannya yang berprofesi sebagai guru sekolah dan memiliki beberapa anak. Tetapi alhamdulillah, semua anaknya berhasil menjadi sarjana.

Sedangkan point kesatu dan kedua, sebagian sudah umum dilakukan di masyarakat.

sumber: AGUS SISWANTO – http://gus7.wordpress.com

Temans artikel ini gue copy dari emailnya Echie, maaf bagi yang udah terima.. Semoga bermanfaat.. (Rika Hilda’94)


Ada seorang ayah yang menjelang ajalnya di hadapan sang Istri berpesan DUA hal kepada 2 anak laki-lakinya :
 
 - Pertama : Jangan pernah menagih hutang kepada orang yg berhutang kepadamu.
- Kedua     : Jika pergi ke toko jangan sampai mukanya terkena sinar matahari.

Waktu berjalan terus. Dan kenyataan terjadi, bahwa beberapa tahun setelah ayahnya meninggal anak yang sulung bertambah kaya sedang yang bungsu menjadi semakin miskin.

Pada suatu hari sang Ibu menanyakan hal itu kepada mereka.

Jawab anak yang bungsu :
 
“Ini karena saya mengikuti pesan ayah. Ayah berpesan bahwa saya tidak boleh menagih hutang kepada orang yang berhutang kepadaku, akibatnya modalku susut karena orang yang berhutang kepadaku tidak membayar sementara aku tidak boleh menagih”.
“Juga Ayah berpesan supaya kalau saya pergi atau pulang dari rumah ke toko dan sebaliknya tidak boleh terkena sinar matahari. Akibatnya saya harus naik becak atau andong, padahal sebetulnya saya bisa berjalan kaki saja, tetapi karena pesan ayah itu, akibatnya pengeluaranku bertambah banyak”.

Kepada anak yang sulung yang bertambah kaya, sang Ibu pun bertanya hal yang sama.
Jawab anak sulung :
 
“Ini semua adalah karena saya mentaati pesan ayah. Karena Ayah berpesan supaya saya tidak menagih kepada orang yang berhutang kepada saya, maka saya tidak pernah menghutangkan sehingga dengan demikian modal
tidak susut”.

“Juga Ayah berpesan agar supaya jika saya berangkat ke toko atau pulang dari toko tidak boleh terkena sinar matahari, maka saya berangkat ke toko sebelum matahari terbit dan pulang sesudah matahari terbenam.
Karenanya toko saya buka sebelum toko lain buka, dan tutup jauh sesudah toko yang lain tutup.”

“Sehingga karena kebiasaan itu, orang menjadi tahu dan tokoku menjadi laris, karena mempunyai jam kerja lebih lama”.

MORAL CERITA :
Kisah diatas menunjukkan bagaimana sebuah kalimat di tanggapi dengan presepsi yang berbeda. Jika kita melihat dengan positive attitude maka segala kesulitan sebenarnya adalah sebuah perjalanan membuat kita sukses tetapi kita bisa juga terhanyut dengan adanya kesulitan karena rutinitas kita… pilihan ada di tangan anda.

‘Berusahalah melakukan hal biasa dengan cara yang luar biasa

Teman2s.. kalau ada yang punya Account di Facebook, please join Groupnya “Alumni Psiko UPI YAI” ya.. boleh siapa aja, yang penting pernah kuliah di Psiko UPI Yai.. Kalau yang belum punya Accout, segera bikin dehhh di www.facebook.com.. caranya gampang banget kok… OK..

Di tunggu ya…

 

Rika Hilda ‘94

Sesuai dengan permintaan teman-teman bahwa bagaimana cara mencari pasangan (bagi yg jomblo) maka saya sebagai moderator dan administrator mencoba mengetengahkan artikel ini, mudah-mudahan bermanfaat dan jangan lupa comment-nya yah…..

selamat membaca

1. Menjadi Diri Sendiri

Hindari berpura-pura menjadi orang lain yang anda anggap akan disukai oleh orang yang anda sukai. Menjadi orang lain untuk menjaga image atau jaim tidak selamanya menyenangkan karena mungkin akan menyiksa batin anda. :Selain itu jika pasangan mengetahui sifat kita yang sebenarknya mungkin bisa membuatnya ilfil dan kecewa berat.

Jika tujuannya adalah untuk menjaga penampilah maka sah-sah saja. Contohnya seperti memakai parfum untuk menutupi bau badan, memakai rexona untuk menghilangkan burket dan basket, dan lain sebagainya.

2. Menjadi orang yang menyenangkan pasangan

Sebisa mungkin kita berkomunikasi dengan pasangan secara seimbang dua arah. Baik si cewe maupun si cowo harus bisa menjadi lawan bicara yang seirama dan dapat membuat yang lain menjadi nyaman, terhibur serta tidak membosankan. Hindari gugup yang berlebihan karena gugup yang terlalu berlarut-larut dapat merusak komunikasi yang ada.

Pelajari apa yang disukai oleh pasangan. Hidari hal-hal yang tidak disukai oleh orang yang kita sukai dan berusaha melakukan apa yang disukai disesuaikan dengan batas kemampuan kita.

3. Menjadi orang baik

Siapa sih yang tidak suka dengan orang yang baik? Hanya segelintir cewek atau cowok saja yang senang dengan penjahat. Sifat baik yang dimaksud antara lain adalah jujur, setia, pengertian, suka menabung, sopan, rendah diri, tidak pelit, suka membantu, tidak merokok, tidak menggunakan narkoba, rajin beribadah, berorientasi jangka panjang, menghindari zina dan lain sebagainya.

Memiliki sifat yang tidak pemarah, sabar, bertanggungjawab, setia dan pengertian adalah sifat yang paling disukai. Bila anda belum memilikinya maka segera belajar untuk merubah sikap / sifat anda untuk menjadi lebih baik di mata orang lain tidak hanya di mata si do’i.

4. Memiliki modal yang cukup

Modal dalam hal ini tidak selamanya harus berbentuk uang atau materi. Modal sifat baik, tekat yang kuat serta keseriusan yang tinggi terkadang dapat mengalahkan harta dan materi. Selama sang pujaan hati merasa nyaman itu merupakan modah yang cukup kuat.

Uang dan materi jangan dijadikan hal yang berlebihan karena jangan sampai anda mendapatkan orang yang meterialistis sebagai pacar atau jodoh pasangan hidup anda. Buatlah materi yang anda miliki sebagai alat untuk melancarkan aktivitas pdkt anda.

Manage dengan baik setiap pos-pos pengeluaran jangan sampai kita menjadi terlihat pelit atau terlalu menghamburkan uang. Siapkan dana untuk nonton ke bioskop, pergi belanja bulanan kebutuhan sehari-hari, pulsa telepon hp serta sms, makan bareng, dan lain sebagainya.

5. Didukung oleh lingkungan

Keluarga, teman dan tetangga yang baik tentu akan menjadi nilai plus buat anda. Jika anda merasa lingkungan anda belum atau kurang mendukung, sebaiknya anda lakukan bina lingkungan untuk menjadi lebih baik sehingga dapat menunjang aktifikas pendekatan dengan kekasih hati.

6. Konsisten dan konsentrasi tinggi

Jangan mudah terpengeruh oleh godaan dan perkataan orang lain. Yakinlah bahwa si dia adalah pacar atau jodoh yang tepat bagi anda, namun anda juga harus mempelajari doi dengan baik agar kelak tidak merasa salah memilih pasangan. Hubungi doi setiap hari di waktu senggang untuk menjadi komunikasi dua arah yang lancar yang baik dengna membahas hal-hal yang disukai kedua belah pihak dengan sisipan humor untuk menghangatkan suasana.

Berikan sang tambatan hari waktu, tenaga, pikiran dan perasaan anda sepenuhnya agar si dia merasa dihargai. Buat rencana ke depan uantuk membina hubungan yang lebih jauh. Ajaklah si dia berdiskusi dengan anda mengenai masa depan nanti untuk melihat seberapa serius dia dengan anda.

Selamat Mencoba dan Terima Kasih

Sebagian besar status anak-anak Angkatan 94 rata-rata sudah berkeluarga, maka ijinkan Administrator menampilkan salah satu metode dalam mendidik anak. Semoga bermanfaat

Orangtua adalah pelaku hipnotis yang handal.

Hypnoparenting sangat sistematis dan sederhana. Penerapannya sangatlah mudah asalkan tahu teknik yang benar dan tepat. Selain itu juga sangat efektif asalkan orangtua menyediakan lingkungan kondusif bagi tumbuhnya “program” yang disugestikan. Ukuran keberhasilan bisa langsung terlihat dalam polaperilaku yang berubah sesuai dengan yang disugestikan. “Tapi perlu disadari bahwa ini bukanlah shortcut atau jalan pintas,” tandas Ariesandi Setyono, dari Indonesia Hypnosis Center, Surabaya dan penulis buku Hypnoparenting Menjadi Orangtua Efektif dengan Hipnosis.

Ia menegaskan, bagaimanapun juga, orangtua harus memberikan contoh yang baik. Percuma memberikan sugesti pada sang buah hati agar senang belajar jika di jam belajarnya orangtuanya malah asyik menonton TV, misalnya. Asal tahu saja, yang dibutuhkan dalam penerapan hypnoparenting adalah komitmen orangtua, pengondisian lingkungan, dan wacana yang seimbang sehingga orangtua tahu apa yang terjadi dalam pikiran seorang anak.

Manfaat hypnoparenting, yang jelas orangtua menjadi lebih mudah berkomunikasi dengan anak. Lantaran itulah teknik komunikasi yang efektif amat berperan dalam hypnoparenting demi menanamkan informasi yang ingin ditanamkan dalam bawah sadar sang buah hati. Penasaran ingin mengetahui caranya? Bukan sulap… bukan sihir:
* Saat menjalin komunikasi, pilihlah kata-kata yang membangun dan berefek positif. Ketimbang berkomentar, “Kok, kamu malas,” lebih baik ucapkan, “Mama yakin Kakak bisa lebih rajin.”
* Untuk membantu mengembangkan harga diri anak yang sehat, hargai setiap upaya yang dilakukannya. Namun, bukan dengan sembarang pujian, seperti, “Nah begitu, dong, Mama-Papa bangga dan senang kamu dapat nilai bagus.” Dalam hal ini anak bukan menjadi objek utama pujian karena yang senang dan bangga adalah orangtuanya. Padahal yang berusaha adalah anak. Lebih mengena jika mengatakan, “Kamu sudah selayaknya senang dan bangga. Kamu pilih belajar daripada menonton TV kemarin sehingga kamu berhasil dapat nilai bagus.” Pujian seperti ini akan membuat anak sadar bahwa dia telah melakukan sesuatu yang istimewa dan diakui oleh orangtuanya. Anak juga diajarkan untuk merasa senang danbangga dengan dirinya karena berhasil mencapai suatu prestasi dari suatu keputusan yang dia ambil sendiri. Efek pujian seperti ini terhadap anak jauh lebih efektif.
* Berbicaralah dengan lembut (intonasi tidak meninggi). Kata-kata positif yang diucapkan dengan intonasi yang positif akan ditangkap pikiran bawah sadar anak sebagai kesan positif.
* Perlihatkan bahasa tubuh yang menunjukkan ketulusan dan perhatian dengan cara menatap sang buah hati kala berdialog, menyentuh, mengelus dan mendekapnya dengan kasih sayang.
* Kedua orangtua sebaiknya seia-sekata. Maksudnya, tindakan atau perlakuan ayah maupun ibu pada anak sebaiknya seragam dan konsisten.
* Lakukan evaluasi bersama pasangan, mengenai perkataan, tindakan, dan reaksi terhadap anak. Boleh juga bertanya pada anak, bagaimana perasaannya saat diperlakukan kita. Tanyakan pula harapan atau ingin diperlakukan seperti apa oleh ayah-ibu.
* Bila kita melakukan kesalahan pada si kecil, jangan sungkan untuk segera meminta maaf. Mengakui kesalahan merupakan sikap positif yang perlu dibangun.
* Jadilah model peran yang baik. Ketika meminta anak untuk tidak selalu menonton televisi, beri contoh dengan hanya sesekali saja menontonnya.
Seperti terapi hipnosis lainnya, hypnoparenting bisa dilakukan oleh siapa saja dan kapan saja dalam kehidupan sehari-hari di rumah. Komunikasi efektif yang secara konsisten diberlakukan di rumah akan menjadi “program” yang dapat membangun karakter positif pada si buah hati.

SEKILAS HYPNOPARENTING

Hypnoparenting adalah suatu program pembelajaran dan pendidikansecara sistematis bagi orangtua dengan harapan para orangtua bisa mendidik anak dan membesarkannya dengan lebih profesional. Lo kok profesional? Begini, sebagai orangtua kita melakukan tugas yang tidak ringan namun sayangnya bekal kita untuk mendidik dan mengasuh sang buah hati sebenarnya relatif minim. Umpama, kita hanya mengandalkan pengalaman saat dididik dan dibesarkan oleh orangtua kita dulu. Padahal belum tentu pola pengasuhan tersebut pas untuk diterapkan pada si kecil di zaman ini. Idealnya anak justru kita perlakukan sebagaimana kita ingin diperlakukan oleh orangtua kita dulu. Dengan begitu tindakan yang kita lakukan atas dasar perasaan seorang anak. Bukan atas dasar perasaan kita sebagai orangtua.
Hypnoparenting memiliki prinsip, semua yang dikatakan dan dilakukan orangtua pada hakikatnya adalah suatu proses hipnosis karena akan terpola pada pikiran bawah sadar anak. Sebenarnya tidak ada sesuatu yang benar-benar baru di sini karena tanpa disadari orangtua telah melakukan proses hipnosis pada si kecil sejak lama. Hanya saja apakah hipnosis yang kita masukkan ke dalam pikiran bawah sadarnya positif atau negatif, inilah yang perlu diluruskan (jika orangtua kerap menakut-nakuti si kecil dengan hantu gentayangan di tempat gelap yang pada akhirnya membuat anak menjadi penakut, itulah contoh hipnosis negatif).
Nah, hypnoparenting berusaha memetakan dan membuat pola asuh orangtua menjadi sistematis berdasarkan cara kerja pikiran dan pengaruhnya terhadap masa depan seorang anak. Mengapa dari sudut pandang cara kerja pikiran? Karena segala sesuatu berakar dari pikiran. Setiap manusiaanak-anak sampai dewasamelakukan segala sesuatu karena mereka memiliki pikiran. Segala hal tentang teori pertumbuhan dan perkembangan anak pun tak akan berhasil jika para ahli gagal memahami cara kerja pikiran.
Contohnya, alasan seorang bayi belajar berjalan tegak, tutur Aries, ternyata karena ia melihat semua orang di sekitarnya berjalan tegak dengan kedua kakinya. Jadi bukan karena umurnya sudah mencukupi lantas ia otomatis tahu cara jalan yang benar. Bila selama 5 tahun pertama hidupnya, bayi hanya melihat cara berjalan dengan merangkak, pasti akan ikut merangkak juga. Inilah mekanisme hipnosis yang paling sederhana. Ketika belajar berjalan, sang bayi menerima sugesti dari lingkungan, “Ayo coba lagi. Berdiri lagi Sayang, kamu pasti bisa” maka ia akhirnya bisa berjalan dengan dua kaki.

CARA KERJA HIPNOSIS

Awalnya otak menerima rangsangan eksternal (berupa perkataan dan tindakan) orang lain yang akan ditangkap panca indra dan diproses dalam pikiran sadar. Informasi yang masuk akan diteruskan ke pikiran bawah sadar dan akan disimpan sebagai suatu program, baik yang positif maupun negatif. Semua pengalaman dan peristiwa yang berkesan akan terekam kuat dalam pikiran bawah sadar.
Kemudian, “rekaman-rekaman” yang disimpan itu akan digunakan sebagai “bahan baku” dalam menanggapi hal-hal yang terjadi di sekitarnya di kemudian hari. Perlu diketahui, pikiran bawah sadar ini berfungsi menyimpan berbagai hal, di antaranya emosi/perasaan, kebiasaan, persepsi, intuisi, memori jangka panjang, keyakinan, dan kepribadian. Boleh dibilang, hampir 90% pemikiran didominasi oleh pikiran bawah sadar. Maka itu di sinilah peran penting orangtua dalam pembentukan program bawah sadar
sang buah hati.

Halaman Berikutnya »